Macam macam Hadas (Safinah)
الْاَحْدَاثُ اِثْنَانِ: أَصْغَرُ وَأَكْبَرُ “Hadas itu ada dua, yaitu: hadats kecil (ashgor) dan hadats besar (akbar)” Keterangan: Hadas adalah kondisi atau keadaan tidak suci pada diri seorang muslim atau muslimah…
Berbagi Informasi
الْاَحْدَاثُ اِثْنَانِ: أَصْغَرُ وَأَكْبَرُ “Hadas itu ada dua, yaitu: hadats kecil (ashgor) dan hadats besar (akbar)” Keterangan: Hadas adalah kondisi atau keadaan tidak suci pada diri seorang muslim atau muslimah…
(فصل) شُرُوْطُ الصَّلَاةِ ثَمَانِيَةٌ “Syarat sah shalat ada delapan (8), yaitu:” طَهَارَةُ الْحَدَثَيْنِ “Suci dari dua hadas (besar dan kecil)” وَالطَّهَارَةُ عَنِ النَّجَاسَةِ فِي الثَّوْبِ وَالْبَدَنِ وَالْمَكَانِ “Suci dari najis…
أَعْذَارُ الصَّلَاةِ اِثْنَانِ: النَّوْمُ وَالنِّسْيَانُ “Udzur shalat ada dua (2), yaitu tidur dan lupa. Keterangan: Yang dimaksud dengan Udzur Shalat adalah alasan yang dibenarkan syariat untuk meninggalkan dan mengganti pelaksanaan…
(فصل) أَقَلُّ الْحَيْضِ يَوْمٌ وَلَيْلَةٌ وَغَالِبُهُ سِتٌّ أَوْ سَبْعٌ وَأَكْثَرُهُ خَمْسَةَ عَشَرَ يَوْمًا “Waktu Haidh paling sebentar yaitu sehari semalam dan umumnya (biasanya) enam (6) atau tujuh (7) hari, dan…
(فصل) الْمُغَلَّظَةُ تَطْهُرُ بِسَبْعِ غَسَلَاتٍ بَعْدَ اِزَالَةِ عَيْنِهَا اِحْدَاهُنَّ بِتُرَابٍ “Najis besar (mugholadzoh), menyucikannya dengan membasuh sebanyak tujuh kali, salah satunya dengan debu, setelah hilang dzat najisnya:” وَالْمُخَفَّفَةُ تَطْهُرُ بِرَشِّ…
النَّجَاسَاتُ ثَلَاثَةٌ “Macam-macam najis ada tiga (3), yaitu:” مُغَلَّظَةٌ “Mugholadzoh” وَمُخَفَّفَةٌ “Mukhoffafah” وَمُتَوَسِّطَةٌ “dan Mutawassithoh” الْمُغَلَّظَةُ: نَجَاسَةُ الْكَلْبِ وَالْخِنْزِيْرِ وَفَرْعُ أَحَدِهِمَا “Najiz mughaladzoh, yaitu najis anjing dan babi beserta anak-anaknya”…
الَّذِيْ يَطْهُرُ مِنَ النَّجَاسَاتِ ثَلَاثَةٌ “Hal najis yang bisa menjadi suci ada tiga (3), yaitu:” الْخَمْرُ إِذَا تَخَلَّلَتْ بِنَفْسِهَا “Khomr (arak) yang berubah (menjadi cuka) dengan sendirinya” جِلْدُ الْمَيْتَةِ إِذَا…
(فصل) مُبْطِلَاتُ التَّيَمُّمِ ثَلَاثَةٌ “Yang membatalkan tayamum ada tiga (3), yaitu:” مَا أَبْطَلَ الُوْضُوْءَ “Segala sesuatu yang membatalkan wudhu” الرِّدَّةُ “Murtad” تَوَهُّمُ الْمَاءِ إِنْ تَيَمَّمَ لِفَقْدِهِ “Memiliki persangkaan adanya air,…
(فَصْلٌ) شُرُوْطُ التَّيَمُّمِ عَشَرَةٌ “Syarat-syarat tayamum ada sepuluh, yaitu:” أَنْ يَكُوْنَ بِتُرَابٍ “Bertayamum dengan menggunakan tanah/debu” وَأَنْ يَكُوْنَ التُّرَابُ طَاهِرًا “Tanah/debunya suci” وَأَنْ لَا يَكُوْنَ مُسْتَعْمَلًا “Tanah/debunya bukan musta’mal (sudah…
Fardhu tayamum : فُرُوْضُ التَّيَمُّمِ خَمْسَةٌ “Fardhu tayamum ada lima, yaitu:” اَلْأَوَّلُ نَقْلُ التُّرَابِ “Pertama, memindahkan tanah (debu)” الثَّانِيْ النِّيَّةُ “Kedua, niat”